Saturday, March 12, 2011

Daftar film psikologi part 2 :)

Berhubung suka nonton film, hotspot lancar, mulai deh searching2 tentang daftar film yang kira-kira nyangkut ma film psikologi.
ini aku kasih daftar film yang sudah ku tonton dan resensinya :)

THE SIXTH SENSE
Cole seperti halnya anak-anak kecil lainnya, tentu saja ketakutan mengalami fenomena tersebut. Namun ia juga tertekan dan tidak berani menceritakan kemampuannya melihat hantu kepada orang lain termasuk ibunya, Lynn Sear (Toni Colette). Sampai pada akhirnya ia bertemu dengan seorang ahli psikologi anak, Dr. Malcolm Crowe (Bruce Willis). Psikolog anak terkenal tersebut bersedia membantu Cole, walau ia sebelumnya mengalami kejadian dimana mantan pasiennya membunuh diri di hadapannya. Sebab Crowe melihat kasus Cole ada kemiripan dengan kasus mantan pasiennya yang bunuh diri itu.
Karena ia tidak ingin mengulangi kegagalannya yang dulu itu, sehingga Crowe dengan sabar berusaha mendekati Cole agar membuka dirinya kepada sang psikolog. Walau sempat terkejut dan tidak mempercayai pengakuan Cole yang bisa melihat para hantu, Crowe berhati-hati agar tidak salah langkah dalam memberi terapi kepada sang pasien ciliknya. Sayangnya dalam proses penyembuhan Cole, Crowe malah tertekan pula karena istrinya, Anna Crowe (Olivia Williams) tampak makin jauh dari dirinya dan tidak mempedulikan suaminya. dari : http://www.indosiar.com/sinopsis/431/the-sixth-sense


I AM SAM
Sam Dawson adalah seorang retard. Dia mengalami keterbelakangan mental dan hanya memiliki tingkat intelejensi tidak lebih dari anak 7 tahun. Hal tersebut memang tidak mengubah dedikasinya sebagai seorang ayah terhadap Lucy, anak gadisnya. Kendati demikian, ketika Lucy beranjak pada usia 7 tahun, badan pemerintahan anak-anak mulai menyadari bahwa Sam dianggap tidak mampu mengurus anaknya lebih lanjut daripada umur tersebut – apalagi karena Sam hanyalah seorang pegawai Starbucks. Karena itu, Lucy diambil oleh pemerintah untuk diinapkan sementara di tempat tinggal orang tua asuh sementara kasus mengenai hak kepengurusan dilanjutkan dalam persidangan.
Sam yang mengalami gangguan mental tentunya tidak bisa membela dirinya sendiri. Dia mendatangi seorang pengacara wanita sukses Rita Harrison. Rita semula enggan membantu Sam, tetapi pada akhirnya luluh terhadap keras kepalanya (atau tepatnya kepolosan) Sam. Bukan hal yang mudah untuk memenangkan hak kepengurusan dari Lucy dari pengadilan. Seiring perjalanan sidang, Rita dan Sam pun lebih banyak belajar satu dengan yang lainnya. Rita belajar dari Sam bagaimana merawat dan mendidik anaknya dengan benar sementara Sam sendiri belajar bagaimana untuk mengenali orang lain secara lebih mendalam lagi. Bisakah Sam mendapatkan hak asuh anaknya kembali? dari http://tukangreview.com/2010/01/11/i-am-sam/


I NOT STUPID TOO
INot Stupid Too adalah film singapura 2006 yang merupakan sekuel dari I not Stupid. Film ini merupakan film komedi satir yang menggambarkan kehidupan, perjuangan, dan petualangan tiga pemuda Singapura: Tom yang berusia 15 tahun, adiknya Jerry yang berumur 8 tahun, dan teman Tom, Chengcai, yang berusia 15 tahun. Mereka memiliki hubungan yang buruk dengan orang tuanya. Film ini menunjukan masalah komunikasi yang buruk antara orang tua dan anak.
dari :  http://id.wikipedia.org/wiki/I_Not_Stupid_Too





MEMENTO
Film Memento mengisahkan kisah pria bernama Leonard, mantan detektif asuransi yang tidak mampu lagi membangun ingatan baru, sebagaimana ia mencoba untuk menemukan pembunuh istrinya, hal ini merupakan yang paling ia ingat. Ingatan dalam ingatan adalah titel tepat untuk film ini, ini merupakan film petualangan yang memusingkan. Leonard di takdirkan untuk membalas dendam kepada pembunuh istrinya. Namun begitu, ia tidak mampu mengingat kejadian setiap harinya di karenakan kondisi yang ia derita, kehilangan ingatan pendek, yang memaksanya untuk menulis catatan kegiatan yang sama sekali tidak berarti di saat ia tertidur
http://rumahabi.co.cc/nonton-gratis-film-memento.html
 
 
SHUTTER ISLAND
Teddy Daniels (Leonardo DiCaprio) dan Chuck Aule (Mark Ruffalo) adalah dua orang U.S Marshal yang dikirim ke sebuah pulau di area Massachusetts yang bernama Shutter Island untuk menyelidiki kasus hilangnya seorang wanita bernama Rachel Solando (Emily Mortimer).
Shutter Island sebenarnya adalah sebuah pulau yang difungsikan sebagai rumah sakit untuk merawat para narapidana yang menderita gangguan kejiwaan. Sebelum menghilang, Rachel sempat meninggalkan sebuah pesan yang bertuliskan 'Apa yang terjadi pada pasien 67'. Teddy yakin bahwa pesan ini ada sangkut pautnya dengan hilangnya Rachel dan bertekad menelusuri kasus ini.
Sayangnya, tak semua pihak berminat menuntaskan kasus ini. Malahan pihak rumah sakit jiwa di sana menolak memberikan bantuan. Teddy akhirnya merasa curiga bahwa pihak rumah sakit terlibat sebuah kasus dan tak ingin Rachel ditemukan karena itu akan mengungkap sesuatu yang telah lama disembunyikan. Sayangnya Teddy bukan termasuk orang yang mudah menyerah. Ditambah lagi dengan badai yang menutup kemungkinan untuk meninggalkan pulau itu, tak ada pilihan buat Teddy selain melanjutkan penyelidikannya. dari http://www.kapanlagi.com/film/internasional/shutter-island-kasus-misterius-di-tempat-terasing.html


50 FIRST DATES
Suatu hari Henry berjumpa dengan Lucy (Drew Barrymore) di sebuah restoran dan Henry mulai menyukainya seperti kebiasaannya menyukai turis-turis wanita sebelumnya.Sampai akhirnya Henry sadar bahwa Lucy tak seperti wanita-wanita yang sebelumnya pernah dikencaninya, Lucy mengalami gangguan ingatan akibat kecelakaan mobil 18 bulan yang lalu. Dia tak bisa membentuk satu ingatanpun dalam sehari, kapanpun bangun dari tidurnya Lucy tak akan bisa mengingat kembali apa yang dia alami sebelumnya. Setiap kali bangun yang ada dibenak Lucy hanyalah bahwa hari itu adalah hari ulang tahun ayahnya dan dia harus menyiapkan segala sesuatu untuk merayakannya. Ayah (Blake Clark) dan saudara lelakinya (Sean Astin) selalu berusaha membuat ilusi Lucy menjadi nyata, sampai mereka sadar jika Henry menyukai Lucy dan memanfaatkan situasi tersebut untuk membantu mengembalikan ingatan Lucy. Henry tak akan pernah bisa menyakiti hati Lucy, karena apapun yang terjadi, Lucy tak akan pernah bisa mengingatnya. Ironisnya Henry jatuh cinta dengannya, gadis yang tak bisa mengingat apapun dan menjadi seseorang yang tak pernah lepas dari ingatannya. dari : http://www.downloadfilem.com/film-50-first-dates.html


AN AMERICAN CRIME
An American Crime adalah film drama yang mengambil cerita dari kisah nyata yang dialami oleh Sylvia Likens (16) yang disiksa dan dibunuh oleh pengasuhnya, Getrude Baniszweki. Cerita ini dimulai dengan persidangan Getrude (Catherine Keener) dan dikilasi dengan kisah Sylvia (Ellen Page). Sylvia dan Jenny dititipkan dirumah Getrude karena orang tua mereka bekerja di karnaval sehingga selalu berpindah-pindah. Getrude seorang single mother miskin yang memiliki banyak anak sehingga dia mau mengurus Sylvia dan Jenny karena membutuhkan uang. Awalnya Getrude dan keluarganya bersikap baik kepada Sylvia dan Jennya. Bahkan Paula perempuan Getrude berteman baik dengan Sylvia. Kengerian dimulai saat orang tua kedua anak ini terlambat mengirimkan uang ,dia mencambuk kedua anak ini dengan ikat pinggang.
Paula memiliki pacar seorang laki-laki yang sudah beristri. Istri dari pacarnya kembali dan membuat Paula sedih. Melihat Paula yang sedih Sylivia memberi tahu kalau Paula hamil. Karena kesal Paula memberitahu bahwa Sylvia menyebarkan berita bohong (padahal dia memang hamil). Karena itu Getrude mengurung Sylvia diruang bawah tanah rumahnya. Dia disiksa macam-macam bukan hanya oleh Getrude tetapi anak anaknya yang masih kecil juga ikut menyiksa.
Adegan yang paling bikin saya merinding adalah Ricky (anak komplek) menulis "IM A PROSTITUTE AND PROUD OF IT" diperut Sylvia dengan jarum panas. Akting Ellen Page sebagai anak teraniaya sangat menyakinkan, ditambah tubuhnya yang kurus banget. Catherin Keener juga menyakinkan sebagai seorang ibu yang stress, maka dari itu dia mendapatkan nominasi emmy award. Film ini juga dinominasikan di Golden Globe dan Writer Gulid's Award. dari : http://bicarafilm.com/baca/2010/01/31/an-american-crime-kisah-gadis-16-tahun.html


A TALE OF TWO SISTERS
A Tale of Two Sisters merupakan film horor Korea yang sangat amat layak untuk ditonton. Film ini memiliki plot yang menarik dengan didukung oleh cinematography yang sangat bagus. Apabila anda menyukai film horor yang penuh dengan kekerasan brutal yang dieksploitasi, maka film ini mungkin bukan untuk anda. Tetapi apabila anda menyukai film horor yang artistik, mencekam tanpa perlu adanya adegan brutal, dan efek-efek cantik yang dihasilkan oleh suara, setting, dll. maka film ini sangatlah perlu untuk ditonton.
Cerita di film ini dimulai dengan kepulangan ke rumah kakak beradik perempuan setelah lama absen dari rumah mereka semenjak kematian ibu mereka. Kehidupan yang baru di rumah lama dimana ibu mereka meninggal, sang adik yang menderita depresi karena kematian ibunya dan juga karena tekanan ibu tiri, serta ayah yang cuek dan hantu di dalam rumah.
Adegan-adegan teror yang ditampilkan bukanlah adegan yang brutal atau menjijikkan, walaupun ada sedikit kekerasan dan darah di film ini. Sutradara berhasil membuat film ini mencekam tanpa menggunakan kekerasan. Cukup efek suara, efek pencahayaan dalam ruangan, sudut-sudut pengambilan gambar yang tidak biasa,dll. akan membuat anda melihat betapa film ini digarap dengan sangat apik.
Para pemain di film ini juga menampilkan akting yang prima. Sang ibu tiri berhasil menunjukkan 'kekejamannya' dengan ekspresi wajahnya dan bukan teriakan atau adegan kasar seperti biasa di film-film sinetron murahan. Juga kedua kakak beradik perempuan, dan juga sang ayah, benar-benar menampilkan ekspresi yang sangat cocok dengan penokohan mereka di film.

 BLACK SWAN


Sebuah grup balet sedang mengalami masa transisi. Sang bintang utama: Beth MacIntyre hendak pensiun (lebih tepatnya dipensiunkan) sehingga bintang utama dalam pementasan balet terkenal: Swan Lake tengah kosong. Menjadi peran utama dalam Swan Lake tidak mudah sebab sang pebalet harus menguasai dua peran sekaligus. Yang pertama adalah peran sebagai White Swan (Angsa Putih) yang polos lemah gemulai sementara yang kedua adalah Black Swan (Angsa Hitam) yang merupakan sosok wanita penuh nafsu, gairah, sekaligus licik. Dalam artian lain sang pebalet harus memerankan dua sosok yang bertolak belakan 180 derajat.
Problema inilah yang dihadapi oleh dua pebalet: Nina dan Lily. Nina adalah seorang gadis yang rapuh dan selalu dilindungi oleh ibunya yang overprotektif sehingga selalu tertutup dan tampak lemah. Kelemahan dan kerapuhannya ini membuatnya pas sebagai sosok White Swan. Di lain pihak Lily adalah seorang gadis yang lebih bebas dan liar, ia sangat pantas untuk berperan sebagai Black Swan. Saat sang pemimpin grup balet Thomas Leroy memilih Nina sebagai pemeran utama sang gadis berlatih mati-matian supaya bisa tampil sebagai Black Swan… tapi dunia balet tidak seindah apa yang ditampilkan di panggung. Ada banyak intrik dan persaingan di dalamnya… dan tanpa sadar Nina (dan penonton) sudah terbelit dalam horror dunia ini. dari : http://tukangreview.com/2011/01/25/black-swan/

5 komentar:

Maya Floria Yasmin said...

inception juga termasuk film psikologi kan kak? :)

Fhamulan said...

iya ya, lupa ditulis.hhhahaha

Anonymous said...

ada don juan demarco.
film nya johny depp, khusus dewasa tapi

O Chi said...

kalo Barricade juga termasuk gak..? soalnya aku lihat kayaknya iya,,,, :)

Roos Eliza Putri said...

kalau film mengenai gestalt psychology ada yang tau?

Post a Comment

Apa yang anda pikirkan?? Hihihi